15%

Habib Bahar Ditangkap Lagi. Makin Jelas. Masih Ada Kriminalisasi Ulama

19-May-2020

Detik-detik Habib Bahar Smith Ditangkap Kembali Oleh Pihak Polisi Pukul 02:00

Arus Bogor. Indonesia adalah negara yang harus berasas pada aturan hukum yang telah di tetapkan melaui koridor hukum secara Undang-undang, serta tanpa pandang bulu semua lapisan masyarakat maupun pejabat bahkan penyelenggara pemerintahan pun harus taatvpada Hukum. 

Hal ini nampaknya dengan kasat mata, di era pemerintahan Presiden Jokowi penegakkan supermasi hukum sudah mulai tidak ber imbang. Hukum hanya di tujukan bagi orang-orang yang bersebrangan ide politiknya oleh pemerintah bahkan kritis pada kebijakaan pemerintah.

Hingga contoh terkini adalah yang terjadi atas eks-terpidana kasus kekerasan terhadap anak (Versi Pemerintah). Informasi yang berhasil didapat Crew Arusnews, Habib Bahar bin Smith kembali ditangkap. Penangkapan tersebut diduga karena Bahar mengumpulkan massa saat berceramah dan tidak mematuhi physical distancing di hari saat dirinya baru di bebaskan pada hari Sabtu (16/5/2020).

Informasi penangkapan Habib Bahar dibenarkan oleh Ketua Media Centre Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin.  Dia menuturkan melalui pesan singkatnya (Via WhatssApp) Bahar ditangkap sekitar pukul 03.30 WIB, Selasa (19/2/2020). 

Crew Arusnews Saat Bersama Novel Bamukmin

"PA 212 tentunya merasa prihatin terhadap penangkapan Habib bahar karna beliau jelas perjuangannya dalam menegakan kebenaran untuk membela Agama dan Negara 

Dan ini dengan jelas suatu tindakan kriminalisasi ulama kembali terjadi, karna penangkpan tersebut sangat tidak mendasar dengan alasan dan dalih apapun dan ini menyebabkan tindakan semena-mena.

Atas arogansi kekuasaan atas dugaan kuat kepentingan politik karna masyarakat yg sdh muak dgn ketidak adilan dan kesusahan dan krisis multi dimensi dan kepercayaaann. 

Suasana Konser Amal Lawan Coronna Diadakan Oleh BPIP & Presiden Jokowi (Dikutip Dari Tirto)

" Bukti dari ketidak adilan sangat jelas, Kalau saja POLRI sebagai aparat penegak hukum, berbuat adil dalam penegakkan supermasi Hukum. Kenapa saat diadakannya konser Sebuah konser amal yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan MPR RI, Minggu (17/5/2020) mereka para pejabat mengadakan pengumpulan massa juga. Polisi ga berini ambil tindakan penangkapan pihak penyelenggara dan juga yang hadir??!!. Nah ini kan jelas ke dzaliman yang nyata"geram Novel Bamukmin pada crew Arusnews.

Sementra di tempat terpisah, Imam Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Habib Muchsin Alatas sempat mengunggah status berisi pesan singkat dari Bahar ihwal penangkapannya. Bahar mengaku menulis pesan itu saat dalam perjalanan menuju lapas.

Dalam pesan singkat, Bahar mengaku dijemput pada pukul 02.00 WIB untuk kembali masuk tahanan. Dia tidak dibawa ke Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, tempat sebelumnya ia menjalani masa hukuman, melainkan ke Lapas Gunung Sindur.

“Karena ceramah saya waktu malam saya bebas,” kata Bahar lewat pesan singkat yang diunggah Habib Muchsin Alatas.

Diketahui, Habib Bahar bin Smith  bebas dari tahanan dan dijemput oleh pengacara Aziz Yanuar dan Ketua PANegaralamet Maarif dan beberapa orang lainnya pada 16/5/20. Habib Bahar langsung menuju kediamannya di Pondok Pesantren Tajul Aliwiyin kawasan Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Red.

Topik : POLRI

Artikel yang mungkin Anda suka