15%

Pejabat Pusat Persekusi Ulama, Pol PP Tendang, Tonjok Ulama. Polisi Asik Nonton

21-May-2020

Saat Habib Umar Di Tendang Pol PP Malang

Arus Jatim. Memang nampaknya negara ini sudah mulai kelihatan  tak ber akhlak. Dari mulai para pejabat pusat, provinsi, Kota/kabupaten hingga setingkat Pol PP. Hal ini disebabkan tidak adanya keteladanan, Komitmen dari sebuah pembuat kebijakan yang di terapkan khususnya saat pendemi Covid-19.

Hal ini juga pada saat penerapan PSBB yang nyaris diterapkan disetiap daerah khususnya Malang Jawa Timur.

Diawali dari adu argumentasi dengan dalih melanggar PSBB. Ulama kharismatik yang mengenakan gamis, jubah, peci dan surban putih akhirnya mendapat hadiah bogeman (tonjokan) dan tendangan dari aparat yang dalam pantauan awak media Arusnews diduga satpol PP bernama Asmadi. Ironinya Polisi dan satpam di sekitar malahan membiarkan. Satpam malah sibuk merekam dengan Smart Phone nya.

Ya.. Beliaulah Habib Umar Assegaf asal Bangil Jatim. Saat distop karena peumpang dalam mobilnya berjumlah lima orang, di anggap telah melanggar PSBB, tutur supir Habib Umar, padahal mereka semua anak dan Istri Habib.

Ditambahkan pula, Habib Umar hingga dtinju dan ditendang perutnya. Sudah keterlaluan, tidak punya adab.” Ungkap nyaamis (20/5/2020).

Ini adalah sosok AL-HABIB UMAR BIN ABDULLAH ASSEGAF 
Beliau merupakan pimpinan PONPES RAODHATUS-SALAF BANGIL. Korban pemukulan dan penendangan oknum SATPOL PP Asmadi.

Ruslan (Supir Habib) turut mempertanyakan tindakan tercela aparat sembari membandingkannya dengan perlakuan aparat terhadap kerumunan di bandara, mall, dan pasar.

“Apa kabar dengan bandara, pasar, mall, yang menggila padatnya? Bikin aturan kok main-main!!! ” geramnya.

Pasalnya, tinju dan tendang yang dialamatkan aparat kepada ulama kharismatik asal Bangil ini sangat tidak manusiawi.

“Oknum Pol PP tolol bin goblok main tendang dan pukul. Tugas itu tidak perlu pakai emosi. Saya juga tahu kalau Anda capek dan lelah, (tapi) bukan sperti itu bertindak.” kata Ruslan.

“Bisa kalian menzolimi. Tunggu masanya tiba. Menyesal seumur hidup kalia” pungkas Ruslan.

Awal.

 

 

Topik : moral bejad

Artikel yang mungkin Anda suka