15%

Puluhan Dukungan Jendral TNI & POLRI Untuk Said Didu Hingga Ultimatum Pada Penegak Hukum

11-May-2020

Foto Di Kutip Dari Media Tunas Bangsa.

Arus Hukum. Perseteruan antara Said Didu VS Luhut Binsar Pandjaitan (Publik lebih sering juluki Mentri Sumber Tenaga Asing) nampaknya akan terus memanas hingga di meja hijau. Hari ini Senin (11/5/2020) Eks- Sekretaris BUMN Said Didu akan menjalani pemeriksaan terkait dugaan kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Bareskrim Polri. Sa'id Didu dijadwalkan akan diperiksa hari ini, Senin (11/5/2020) pukul 10.00 WIB.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yowono sebelumnya menuturkan pada awak media "Bahwa penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah menerbitkan surat panggilan kedua kepada Sa'id Didu. Pemanggilan kedua itu dilayangkan usai Sa'id Didu tidak hadir pada pemanggilan pertama yang telah dijadwalkan pada Senin (4/5) pekan lalu.

"Kita sudah layangkan surat pemanggilan kepada yang bersangkutan pada Senin (11/5/2020). Akan dijadwalkan untuk didengar dan dimintai keterangannya," ujar Argo kepada wartawan, Jumat (8/5/2020) lalu.

Para Pengacara Mulai Berdatangan Untuk Dampingi Said Didu

Sebagaimana diketahui, Sa'id Didu mangkir dalam jadwal pemeriksaan pertama pada Senin (4/5) lalu. Ketika itu, Sa'id Didu diwakilkan oleh kuasa hukumnya, yakni Letkol CPM (purn) Helvis meminta penyidik untuk menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap kliennya dengan dalih Jakarta masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Sementara itu, beberapa waktu yang lalu Sa'id Didu pun berhasil dikonfirmasi oleh Crew Arusnews bahwa dirinya telah menerima surat pemanggilan kedua dari penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri itu. Sa'id Didu pun mengatakan telah siap mentaati aturan hukum.

Dukungan akan mengalir dari berbagai lapisan masyarakat, dari mulai para aktivis, Puluhan pengacara, Ratusan Nitizen hingga para Perwira Menengah (PAMEN) hingga Perwira Tinggi (PATI) Jendral TNI dan POLRI.

Berikut petikannya:

PERNYATAAN BERSAMA PARA PURNAWIRAWAN TNI DAN POLRI

Melihat kondisi Negara yang makin hari makin menghawatirkan, dimana pengelolaan negara ini bukan ditujukan untuk kepentingan rakyat, tetapi kepentingan Asing dan Aseng, yang sangat rawan menimbulkan konflik horizontal, vertikal dan dapat menghancurkan kedaulatan NKRI. Maka Kami Para Purnawirawan TNI dan POLRI sebagai Patriot  Peduli Bangsa dengan ini menyatakan :

1. Kami mendukung setiap langkah Anak Bangsa yang ikut berpartisipasi melakukan perbaikan berupa kritik dan upaya upaya lainnya guna mencapai tujuan dan cita-cita NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur.

2. Apa disampaikan Sa'id Didu adalah suara hati rakyat pada umumnya, dan kritik membangun yang dijamin pasal 28 UUD 1945 untuk mengeluarkan pikiran dan tulisan.  Yang dibela Sa'id Didu adalah keselamatan rakyat, keadilan, kebenaran, kemerdekaan, dan kedaulatan NKRI  Yang dilawan Sa'id Didu adalah Tirani, Kesombongan, Kesewenang-wenangan, Penjajahan dan Penjarahan.

3. Apabila terjadi kriminalisasi terhadap Para Pejuang keadilan dan kebenaran, para penyambung kepentingan rakyat, maka sikap kami sangat jelas, Kami akan berada dibelakang dan membela mereka.

4. Kami Purnawirawan TNI dan Polri adalah Pejuang untuk membela kejujuran, keadilan dan kebenaran untuk kepentingan Tanah Air sekalipun jiwa dan raga harus kami korbankan. Oleh karena itu para Purnawirawan merasa turut bertanggung jawab, dan berkewajiban untuk berperan serta dalam pembangunan nasional, dan mengamankan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Demikian pernyataan Kami semoga Allah SWT melimpahkan keselamatan, kesejahteraan, dan menjaga kedaulatan keutuhan NKRI. Aamiin Yaa Rabbal Aalaamiin. Jakarata, 10 Mei 2020.. Kami Para Purnawirawan TNI & POLRI :

1.   Deddy S Budiman Mayjen TNI Purn.
2.   Kompol(Purn) Toto Zaenal Mutaqien
3.   Kolonel (Purn) Dedi H Suhardjo
4.   Kolonel (Purn) Bambang Irawan 5.   Mayjen TNI (Purn) Budi Sujana .. 6.   Brigjen TNI (Purn) Mahu Amin
7.   Kolonel Inf (Purn) H.A.Fachri Airo, S.IP, MM.
8.    Kol Purn Darussalam.
9.    Mayjen TNI Purn Zulfahmi Rizal. 10.  Brigjen TNI Purn R. Kun Priambodo.
11.  Brigjen TNI Purn Amiruddin S. 12.  Kol Purn Eddy Suroso.
13.  Brigjen TNI Purn Sudibyo.
14.  Brigjen TNI Purn Nardi S.
15.  Kol Purn Suyatno.
16.  Kol Purn Daryono.
17.  Kol Purn Surianto.
18.  Brigjen TNI Purn Adi Suranto.
19.  Brigjen TNI Purn Saptadji Siswaya.
20.  Kol Purn Wahyu Setiono.
21.  Brigjen TNI Purn Dedi Supriadi. 22.   Brigjen TNI Purn Ismail.
23.  Letkol Purn Drs Soekardi SH.
24.  Kol Purn Sudarmanto.
25.  Kol Purn Bambang Sugeng.
26.  Kol Purn Awo S.
27.  Letkol Purn Sutarto.
28.  Letkol Purn Suratno Sip, Sh, Spnot.
29.  Kol Purn Rukmana.
30.  Kol Purn H. Afdan Rozali.
31.  Kol Czi Purn Sukiman.
32.  Brigjen TNI Purn Abd Rachman. 33. Kolonel (Purn) Sudjono

Para Aktivis, Pengacara & Tokoh Nasional Siap Bela Said Didu

34. Kol purn Amir peranginangin
35. Brigjen TNI ( Purn) H. Poernomo 36. Brigjen TNI (Pur) Mudjiono
37.  Brigjen TNI Purn Anton Pramono. 38.  Kol Purn Sugeng Waras.
39. Kol Purn Djoko Sujono Sip.MM. 40. AKBP Purn Drs Izat Saputra.
41. Kol Purn Syafril Marasin.
42. Brigjen TNI pur. A. Firmansyah 43.  Brigjen TNI Purn Subakti.
44.  Kol Purn Heri.P.
45.  Kol Purn Suhartomo.
46.  Brigj TNI Purn Agus Sugeng D. 47.  Brigjen TNI Purn Achmad sulaiman, SH.
48.  Brigjen TNI Purn Zubaidi.
49.  Brigjen TNI Purn Heroes DN.
50.  Kol Purn Hari Mulyono.
51.  Kol Purn Bambang Setiawan.
52.  Brigjen TNI Purn S. Made Wirata. 53.  Brigjen TNI (Purn) Haridis P
54. Kol TNI ( Purn ) Dade Angga
55.  Brigjen TNI Purn Tris Suryawan. 56.  Mayjen TNI Purn Anton H Biantoro.
57.  Kol Purn Rusman.
58.  Letkol Purn Momo Sugema.
59.  Kol Purn Sukiman.
60.  Mayjen TNI Wiryono.

Topik : perlindungan hukum

Artikel yang mungkin Anda suka