Usai Rakernas PDIP, Bupati Boven Digoel Tewas Pasca ML Dengan Wanita Penghibur

Korban Kader Partai Tewas Usai Ml

Arus Jakarta. Partai besar yang juga merpakan partai penguasa yaitu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan telah menggelar rapat kerja nasional (rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-47 pada 10-12 Januari 2020 di Jakarta. Sejumlah isu menjadi bahasan dalam rakernas ini, antara lain kesiapan partai menyongsong pilkada serentak.

Namun ironi, pasca acara Rakenas Partai bergambar kepala banteng moncong putih tersebut telah merenggut korban jiwa.

Melalui informasi yang berhasil dihimpun tim Arusnews di lokasi, Senin 13 Januari 2020 pkl 10.00 wib telah diperoleh informasi adanya penemuan korban meninggal dunia di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta Pusat. Korban yang meninggal dunia adalah Bupati Kabupaten Boven Digoel Papua.

Korban di temukan di Hotel Mercure Lt.21 Kamar 2135 Kemayoran Jakarta Pusat dan langsung di larikan ke Ruang IGD RS Mitra Kemayiran Jl. HBR Motik, Rt. 013/06, Kel. Kebon Kosong, Kec, Kemayoran Jakarta Pusat.

Korban diketahui bernama Benediktus Tambonop, alias Benny
Tanggal lahir : Merauke, 27 Juni 1976
Pekerjaan : Bupati Kab. Boven Digoel, Papua. Agama : Katholik
Alamat : Jl. N Transpapua Km 04 Kel. Sokanggo Kec. Mandobo, Papua.

Barang Bukti yang berada di lokasi TKP: Kartu Tanda Peserta Rakernas & HUT PDIP, KTP Korban, Uang Rp.100.000.000,- (pecahan Rp.50 ribu). Jamu Ramuan Ihsanix

Di Duga Jamu Kuat Penyebab Kematian

Dalam keterangan Saksi Mirnawati (081242572433). bertanggal lahir, Jakarta 14 Mei 1989. Pekerjaan : Karyawan Swasta bekerja di tempat hiburan billyard “After Hour” Lt. 2 Sarinah Menteng Jakpus).
Alamat : Jl. Luar Batang Rt 001/03, Penjaringan Jakarta Utara.

Melalui keterangan saksi di peroleh" Saya baru pertama kali mengenal korban dan bersedia untuk menemaninya minum wine dan bersedia dibawa ke hotel Grand Mercure. Tidak ada bentuk perjanjian kedua pihak mengenai tarif pembayaran untuknya, dann saya terima uang yang diberikan oleh korban sebesar Rp. 10 juta di hotel.

"Saat Pukul 04.00 wib pagi Mirnawati dan korban tiba di hotel menggunakan mobil dengan diantar oleh Mansur (supir pribadi korban). Saya dan korban masuk ke kamar 2135 Lt 2 Grand Mercure dan melakukan intim sebanyak satu kali dengan korban.

" Memasuki Pukul 05.00 wib korban turun dari tempat tidur tiba-tiba terjatuh dilantai dan tidak sadarkan diri. saya segera menghubungi receptionist hotel.

"Pukul 05.17 wib dua orang security datang kemudian membawa korban ke RS Mitra Kemayoran, setiba dirumah sakit korban dinyatakan tewas.

Saat ini jenazah korban sudah dipindahkan ke RSCM untuk dilakukan visum dan rencana malam nanti akan dibawa kembali ke Papua oleh pihak keluarga.
Kasus ditangani oleh Polres Metro Jakarta pusat.

Rul.