Bayi Umur Seminggu Jadi Jaminan RSU Cibinong, Orang Tua Tak Sanggup Bayar Persalinan

Arus Bogor. Terhimpitnya ekonomi nyaris setiap lapisan masyarakat sulit untuk lakukan yang terbaik bagi Keluarga yang di cintainya. Hal ini pula yang terjadi oleh Ariska Putri Dewi (23 Tahun) warga asal Purbalingga Jawa Tengah. Dirinya terpaksa harus tinggal di ruang Anggrek di RSU Cibinong Bogor Jawa Barat.

Akibatnya Ariska tidak dapat meninggalkan rumah sakit untuk pulang ke rumahnya bersama bayinya yang baru saja berumur tujuh hari, karena tidak mampu membayar biaya persalinan di rumah sakit tersebut.

Saat ditemui crew arusnews, Ariska menuturkan“Saya tidak bisa pulang bersama anak saya setelah melahirkan, karena suami saya belum bisa membayar biaya rumah sakit, saya sudah pengen keluar dan pulang,” tutur Ariska ketika tim Arusnews menemui di ruang Anggrek RS Cibinong Bogor, Ahad (1/12/2019).

Suami saya harus membayar sebesar Rp 12 juta untuk biaya administrasi persalinan anak.

Di kesempatan sama Tomo (suami Ariska) menyebutkan, berencana menggunakan kartu BPJS. Namun Saat di gunakan ternyata belum terbayar selama 2 tahun artinya mesti membayarnya supaya bisa digunakan. Pihak RSU Cibinong sudah memberikan kesempatan bahkan melebihi waktu yang ditentukan. 

Ariska Ibu Bayi (Istri Tomo)

Sekarang saya akan berusaha pergi ketempat saya ngontrak untuk minta surat domisili dan surat keterangan tidak mampu (SKTM) buat pegangan jika sewaktu-waktu di butuhkan.
Dan berharap istri dan anaknya bisa keluar dari rumah sakit ,

“Saya sedang minta pinjaman ke sana sini namun belum dapat dan saya berharap sekali juga ada bantuan” tambahnya dari Tomo suami pasien yang bekerja sebagai buruh.

Jamil