15%

MUBES IKBA MENWA Mahawarman Batalyon VI/Gab Jawa Barat Cikal Bakal MENWA Indonesia

20-Oct-2020

Arus Garut. Perhelatan Musyaawarah Besar Ikatan Keluarga Besar Alumni Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon VI  Gabungan Jawa Barat yg dilaksanakan pada tanggal 17 0ktober 2020 di Markas Korp Patriot di Kabupaten Garut telah usai dengan Acara terahir pemilihan Ketua Ikba, dalam pemilihan tersebut Iwan Tanjung terpilih sebagai ketua IKBA periode 2020- 2024, dan dalam waktu dekat akan melengkapi kepengurusannya.

Informasi yang berhasil dihimpun tim ArusNews, peserta yang hadir dalam Mubes tersebut para senior dan super senior dari  angkatan 1976 almamater: Adang Suhardjo, Gagan Syarifudin, Mardjuki Surachmat ada juga yg dari Menwa angkatan 1967 dan 1968; Jang Sjarwanie dan Aceng Kadaroesman.

Menurut Adang kepada awak media ArusNews menungkapkan" Walaupun sudah cukup umur namun semangatnya tidak kalah oleh yg muda muda, dalam kesempatan itu hadir pula komandan Batalyon VI/Gab Andi Olang,Ketua Ikba 2016- 2020 Han Konrad, R. Arsyad Perwakilan dari IARMI(Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia) dan Deni Kaskonas(Komando Nasional) Menwa.

Para alumni Menwa Mahawarman Batalyon VI/Gab  ini sudah tersebar diberbagai instansi termasuk instansi militer dan berbagai kota yang ada di Indonesia dari Sabang sampai Meroke.

Dalam Mubes ini turut hadir kawan - kawan dari luar jawa al batam juga kawan kawan yg berdomisili di jabodetabek dan Jawa Barat yang hadir ke Garut dengan mengendarai sepeda motor padahal usia mereka sudah tidak muda lagi tapi semangat korp membuat mereka selalu ingin ada dalam kebersamaan.

Lebih dari itu fisik mereka rata rata masih prima (old soldier) karena sejatinya anggota Resimen Mahasiswa adalah orang orang sipil yang berjiwa militer karena mengalami pendidikan, latihan dan gemblengan secara militer baik dari Kodam maupun dari pasukan para komando seperti Kopassus, Kopaskhas dll. Sehingga mereka diusia lanjut pun masih kelihatan bugar dan tentu ini juga berkat motivasi dari  Semboyan Resimen Mahasiswa Indonesia “Widya Castrena Dharma Siddha"(Penyempurnaan Pengabdian Dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan).

Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon VI/ Gab adalah bagian dari Resimen Mahasiswa Mahawarman Jawa Barat dan Resimen Mahasiswa sendiri untuk pertama kali dibentuk oleh Jendral Besar A.H.Nasution (alm). Keberadaan MENWA saat itu mengemban misi dan tujuan untuk membendung penyebaran paham komunis dalam kampus. 

Pada tahun 1959 dengan Keputusan Panglima III/Siliwangi No 40-25/S/1959 diselenggarakan wajib latih bagi mahasiswa perguruan tinggi di Bandung. Pada tahun 1959 digabungkan 3 bentuk DIKHANKAMNAS menjadi 1bentuk yakni Wajib Latih Mahasiwa (WALAWA) yang menjadi 3 bentuk masing-masing dengan kualifikasi Tamtama Walawa, Bintara dan perwira. 

Bertepatan 19 Januari 1978 dikeluarkan lagi SKB 3 menteri tentang juklak pembinaan organisasi Resimen Mahasiswa. Bersama Keputusan bersama tiga Menteri Menhan, Mendiknas, dan Mendagri dan Otda No:KB/14/M/X/2000, No:6/U/KB/2000, dan No:39 A tahun 2000 tanggal 11 Oktober 2000 tentang Pembinaan dan Pemberdayaan Resimen Mahasiswa. 

Saat pembentukan itu, Resimen Serbaguna Mahasiswa Jawa Barat belum mempunyai identitas khas korps, sehingga kemudian muncul usulan dari anggota, yang kemudian pada saat apel besar di lapangan gasibu Bandung memperingati hari jadi Resimen Serbaguna Mahasiswa Jawa Barat ter tanggal 13 juni 1964.

Menko Hankam/KASAB Jendral A.H Nasution dengan didampingi oleh Mentri PTIP Prof Ir Thoyib Hadiwijaya dan Pangdam VI/Siliwangi Brigadir Jendral Ibrahim Ajie, meresmikan penggunaan nama "RESIMEN MAHASISWA MAHAWARMAN" sebagai nama Resimen Mahasiswa Jawa Barat, jadi rasanya tidak berlebihan jika di sebutkan bahwa Resimen Mahasiswa Mahawarman adalah cikal bakal lahirnya Resimen Mahasiswa Indonesia. 

Resimen Mahasiswa Mahawarman Jawa Barat sudah berusia 61 tahun tentu pasang surut terjadi dan betapa panjang nya perjalanan Menwa Mahawarman dari sejak dilahirkan sampai sekarang ini, perjalanan yang penuh liku , penuh suka duka untuk bisa tetap eksis, di tengah kondisi kemahasiswaan yang dinamis, juga di tengah situasi kondisi politik yang juga terus berubah Semoga Resimen Mahasiswa Mahawarman khususnya Batalyon VI/ Gabungan tetap eksis dalam bingkai persatuan untuk menjaga kedaulatan NKRI" pungkas nya.

Red

Topik : Rilis

Artikel yang mungkin Anda suka