15%

Puluhan Penggiat Ukm Mekarsari Depok, Di Bekali Pelatihan Aneka Olahan Lokal

02-Dec-2020

Arus Depok. Area wisma hijau Mekarsari Cimanggis Depok sejak kemarin Senin diperkirakan hingga rabu (3/12/2020) sontak ramai. Dalam pantauan awak media ArusNews, hal tersebut kelurahan Mekarsari mengadakan Pelatihan Aneka Olahan Produk Lokal Wilayah Mekarsari Cimanggis Kota Depok.

Acara yang di mulai pada pukul 09:00 wib dibuka oleh Ikbal selaku  lurah Mekarsari Turut dihadiri pula Dadang Hidayat ( Sekertaris Camat), Juhardin (Kasie. Ekbang Kelurahan Mekarsari), Mardani (Sekel Kelurahan Mekarsari) dan para peserta yang berjumlah tiga puluh orang.

Peserta mendapatkan materi pembekalan yang diberikan oleh Nuryamto selaku Kasie. DKUM Kota Depok, materi terkait" Cashflow Quadran, Penyuluhan Keamanan Pangan, Training Standart GMP (Good Manufacturing Practies), Desain kemasan dan pemasaran produk dalam bisnis penjualan produk makanan seringkali menjadi problem bagi produksen terutama bagi pengusaha tingkat kecil menengah (UMKM). Untuk mengatasi dan meningkatkan kesuksesan tentang hal tersebut Pusat Pemanfaatan produk inovasi. 

“Desain Produk Untuk Pengembangan Bisnis Usaha Kecil. Hal ini dicontohkan produk bernama Pala kepada peserta pelatihan yang berjumlah lebih dari 30 orang, bahwa menurutnya bisnis penjualan produk biasanya hanya sampai pada level menengah karena untuk sekala yang lebih besar dihadapkan tantangan cost yang lebih besar, misalnya seperti pembuatan pabrik, bahan dan peralatan dan lain-lain. Dengan demikian bisnis produk untuk tingkat yang lebih besar biasanya dijual ke investor. Ujarnya

Di hari Rabu (2/12/2020) yang merupakan hari ke dua acara. saat memberikan materi Diklat Nur yanto menambahkan" Label Pangan Olahan dalam memenuhi persyaratan Registrasi pangan olahan, tercantum juga dalam undang-undang No.18 tahun 2016 tentang pangan dan peraturan pemerintah No.69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan, ditambah peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No.31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan ungkap Halim.

Lebih lanjut Dewi Nurmayanti dari Dinas DKUM Kota Depok menerangkan "Label Pangan olahan yang selanjutnya disebut Label adalah setiap keterangan mengenai pangan olahan yang berbentuk gambar, tulisan, kombinasi keduanya, atau bentuk lain yang disertakan pada pangan olahan, dimasukan ke dalam, ditempelkan pada, atau merupakan bagian kemasan pangan. Adapun diwajibkan pada olahan yang dikemas untuk diperdagangkan antara lain:

1.Ditampilkan secara benar, tidak menyesatkan, jelas, mudah dibaca teratur dan tidak berdesak-desakan.
2.Melekat kuat, jika dilepas akan merusak label/kemasan aslinya.
3.Menggunakan Bahasa Indonesia
4.Tidak mudah lepas dari kemasan, luntur, atau rusak
5.terletak pada bagian yang mudah dilihat dan di baca" Ungkapnya.

Pada sesie di hari ke dua ini pada akhir materi di berikan oleh Chef Jajang. Materi yang di berikan merupakan tekhnikal Marketing serta di tambahkan pula praktek menyajikan menu hasil inovasi dari Chef Jajang. Menu masakan yang di sajikan adalah menu Bakso Lele daun kelor.

Umar/Red

Topik : Workshop

Artikel yang mungkin Anda suka