15%

Pernyataan Sikap & Kecaman Keras PB PII Atas Tindakan Represif POLRI

14-Oct-2020

Arus Jakarta. Pernyataan PERS. Nomor: PIl-PB/Sek /27/X/1442-2020 

PENGURUS BESAR PELAJAR ISLAM INDONESIA (PB PII) MENYESALKAN ATAS PENYERANGAN SEKRETARIAT PII MENTENG RAYA 58 DAN SIKAP REFRESIF YANG DILAKUKAN OLEH APARAT KEPOLISIAN 

Penyerangan Sekretariat Pelajar Islam Indonesia (PI!) oleh pihak Kepolisian tidak seharusnya dilakukan oleh pihak kepolisian, terlebih dengan cara menggunakan cara yang refresif. Karena dengan dalih apapun tindakan tersebut tidak dibenarkan, meskipun dengan dalih menindak masa yang berbuat kekerasan dan kerusuhan. Dalam menjalakan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, aparat kepolisian harus berlandaskan pada aturan yang berlaku dan penghormatan kepada Hak Asasi Manusia. Kepolisian Republik Indonesia mempunyai Peraturan Kapolri Nomor 8/2009 tentang Pedoman Implementasi Hak Asasi Manusia. Semestinya jika aparat kepolisian berpedoman terhadap peraturan tersebut, maka tindakan-tindakan refresif seperti yang terjadi di Sekretariat Pelajar Islam Indonesia (PII) 11. Menteng Raya 58 Jakarta Pusat pada tangal 13 Oktober 2020 tidak terjadi sebagaimana kronologis sebagai berikut: 

Ruangan Tempat Pemukulan Aparat POLRI Saat Merangsek Kedalam Markas PII Di Menteng

1. Sekitar pukul 20.00 WIB, 13 Oktober 2020. Sekelompok Aparat kepolisian masuk ke kompleks Menteng Raya 58, yang merupakan Sekretariat PB PII dan PW PII Jakarta. dengan dalih menyisir dan swiping masa aksi Tolak UU Ciptaker (Omnibus Law) yang
terlibat kerusuhan. 
2. Tiba-tiba aparat Kepolisian menembakan gas Air Mata ke arah Sekretariat PB PlI dan 
PW PII Jakarta. 
3. Beberapa pengurus PW PII Jakarta dan PB PII langsung masuk ke Sekretariat PW PII Jakarta untuk mengamankan diri. 
4.Tiba-tiba pintu didobrak dan terjadi pemukulan, penganiayaan dan pengrusakan sekretariat PII Jakarta. 
5. Para pengurus PW PII Jakarta dan Pengurus PB PII yang TIDAK terlibat aksi, dan sementara berada di sekretariat, tiba-tiba mendapat serangan, pemukulan, diskriminasi serta diangkut ke Polda Metro Jaya Jakarta. 
6. Sejumlah pengurus yang salah tangkap dan mendapat diskriminasi tersebut terlihat luka di bagian kepala. Berikut nama-nama kader dan pengurus yang ditangkap : 

1. Ania Hawari Fasya (Ketua Umum PW PII Jakarta) 
2. Mach Syaflq Lamenele (Ketua Umum PD PH lakut).
3 Migdadul Haq (Bendum PD PII Jakut) 
4.Khaerul Hadad (Kastaff Teritorial Koorwil Brigade Pll Jakarta).
5.Lulu Bahijah Sungkar (KastaffAdlog Koorwil Brigade PII Jakarta) 
6.Zaenal Abidin (Kader PII Iakut) 
7.Mahmud Saadi (Kabid PPO PW Pll Jakarta) 
8.Agung Hidayat (Staff KU PW PlI lakarta) 
9.Asep Saefurrahman (PB PH) 
10. Zulherman (PB PII) 

Atas kejadian penyerangan, penganiayaan dan diskriminasi tersebut, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) Menyatakan Sikap : 

1. Mengecam keras aksi penyerangan, penganiayaan dan diskriminasi terhadap pengurus Pll yang dilakukan oleh aparat kepolisian yang dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2020 di Sekretariat PII JLMenteng Raya No.58 lakarta Pusat. 

2.Mendesak Kapolda Metro laya segera membebaskan Pengurus P11 yang ditangkap dalam peristiwa penyerangan aparat kepolisian yang dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2020 di Sekretariat PII JL.Menteng Raya No.58 Jakarta Pusat. 

3.Mendesak Kepada Kapolda Metro laya memberikan sanksi tegas kepada oknum aparat kepolisian yang telah melakukan aksi penyerangan, penganiayaan dan 
diskriminasi terhadap Pengurus PII.
4.Mendesak Kapolda Metro Jaya untuk memberikan penjelasan atas terjadinya insiden tersebut di atas. 
5.Menghimbau kepada para pengurus dan kader Pelajar Islam ldonesia (PII) di seluruh Indonesia untuk tetap menahan diri dalam menyikapi insiden ini, tidak mengambil tindakan diluar akal sehat dan diluar koridor konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Demikian pernyataan sikap Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII), atas perhatian dan kerjasamanya kami haturkan terimakasih.

Hingga berita diterima dari crew Arusnews, aroma gas air mata masih tercium sehingga membuat nafas sesak.

Alie/Red

Topik : POLRI

Artikel yang mungkin Anda suka