E2ECOMMERCE INDONESIA: PINTU GERBANG ANDA UNTUK MELAKUKAN TEROBOSAN DIGITAL YANG MENTRANSFORMASI BISNIS

ArusNews. Temukan rahasia transformasi bisnis di era digital melalui gagasan dan solusi eCommerce termutakhir yang mendorong pendapatan bersih. Menghadirkan peluang bagi para pebisnis untuk meningkatkan keunggulan, e2eCommerce Indonesia diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, pada 25-26 September 2019 dengan memamerkan produk-produk baru mengenai volume data besar, pemasaran digital, aplikasi perangkat genggam, solusi lintas batas, manajemen logistik, solusi pembayaran dan lainnya.

Diposisikan sebagai pameran perdagangan yang menghadirkan solusi pintar bagi industri untuk permintaan eCommerce dari konsumen ke konsumen (end-to-end eCommerce), e2eCommerce Indonesia mempromosikan potensi luar biasa dari koneksi internet dan bertujuan untuk membantu para pebisnis memanfaatkan pendekatan terintegrasi untuk mengubah pengalaman perjalanan pelanggan dari yang tidak terkoneksi ke internet (offline) menjadi terkoneksi ke internet (online). Selain itu, kehadiran e2eCommerce Indonesia sangatlah tepat saat belanja online di Indonesia diperkirakan tumbuh 21% setiap tahun dan mencapai 119 juta pembeli online pada tahun 2025, menurut penelitian yang dilakukan Google dan Temasek pada laporan berjudul: "e-conomy SEA: Membuka kunci $200 miliar peluang digital di Asia Tenggara".

Para pebisnis yang bertindak cepat mentransformasi dan mengimplementasi efisiensi logistik serta pemenuhan rantai pasokan dan memfasilitasi pembayaran digital akan dapat mengambil keuntungan dari kondisi pasar yang positif dan memenuhi harapan pelanggan akan pengalaman terbaik berbelanja online.

(kiri ke kanan): Fanky Christian, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Nasional DKI Jakarta; Teguh Prasetya, Ketua Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI); Dr. I Nyoman
Adhiarna, Plt Direktur Ekonomi Digital, Ditjen Aplikasi Informatika (APTIKA), Kementerian Komunikasi dan Informatika; James Boey, Executive Director Singex Exhibitions meresmikan pembukaan pameran perdagangan e2eCommerce Indonesia 2019 yang menghadirkan solusi pintar bagi industri untuk permintaan eCommerce dari konsumen ke konsumen (end-to-end eCommerce) pada tanggal 25-26 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

Di edisi yang ke-empat, e2eCommerce Indonesia mengedepankan rangkaian produk yang unik dalam cakupan dan kedalaman – menyediakan lebih banyak pilihan bagi industri untuk mengimplementasikan proses bisnis yang lebih pintar. Bertemakan “Be Digital-Go Global”, e2eCommerce Indonesia mendorong bisnis lokal untuk memperkuat inti bisnis dan merealisasikan potensi berekspansi secara global. Rencananya adalah dengan memanfaatkan peta jalan pengembangan eCommerce nasional dan menyambut era proses bisnis pintar dengan memanfaatkan internet segala atau Internet of Things (IoT), khususnya pada Smart Retail & Smart Logistics.

"Pertumbuhan eCommerce mengalami peningkatan dan peluang pemanfaatan pertumbuhan ini tidaklah terbatas. Tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang bagi e2eCommerce Indonesia untuk membantu komunitas bisnis lokal dan mempersiapkan kompetensi global yang mempercepat ekspansi regional. Perusahaan perlu memulai menerapkan solusi IoT pintar. Kami memperkenalkan program khusus Smart Retail & Smart Logistics tahun lalu dan merupakan kebanggaan menghadirkan IoT yang diperkuat melalui kolaborasi dengan IoT Makers Creation 2019 – yang diselenggarakan oleh Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) dan didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kami percaya bahwa kehadiran ini penting untuk melengkapi program pilihan e2eCommerce Indonesia untuk membantu perusahaan mengembangkan dan menghadirkan kapabilitas baru secepat mungkin," kata JAMES BOEY, DIREKTUR PT OMNI ECOMM EXPO.

Pemerintah Indonesia telah mengakui dampak signifikan IoT pada industri dan telah berkomitmen untuk mengembangkan IoT melalui inisiatif Making Indonesia 4.0. IoT Makers Creation 2019 adalah salah satu program untuk mendorong penciptaan solusi berbasis IoT dari talenta lokal. Rangkaian acara telah diadakan di 10 kota dari bulan April hingga Juli 2019 untuk menemukan para talenta, dan puncak dari program adalah upacara penghargaan di hari kedua e2eCommerce Indonesia bagi para pemenang.
 

Teguh Prasetya, Ketua Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI) (ketiga dari kiri) dan Dr. I Nyoman Adhiarna, Plt Direktur Ekonomi Digital, Ditjen Aplikasi Informatika (APTIKA), Kementerian Komunikasi dan Informatika (ketiga dari kanan) berbincang-bincang dengan para eksibitor lokal dan internasional di e2eCommerce Indonesia 2019. Di edisi yang ke-empat, e2eCommerce Indonesia mengedepankan rangkaian produk yang unik dalam cakupan dan kedalaman – menyediakan lebih banyak pilihan bagi industri untuk mengimplementasikan proses bisnis yang lebih pintar.

“Pengenalan dampak potensial IoT pada industri di e2eCommerce Indonesia merupakan momen tepat serta membentuk pandangan dan sikap yang tepat untuk menyoroti skala acara yang bertaraf internasional. Bakat
lokal penggagas IoT akan terpapar saat memamerkan kontribusi mereka untuk proses industri dalam berbagai aspek eCommerce, ritel, dan logistik. Potensi IoT yang luas memungkinkan pemrosesan data lebih cepat dan pergerakan informasi lebih aman untuk personalisasi pengalaman eCommerce yang lebih baik. Hal ini membuka peluang perusahaan untuk memperluas kategori produk. Hampir semua di dunia ini terhubung melalui internet dan pengalaman apa yang lebih baik untuk diberikan kepada pelanggan selain pengalaman menyenangkan berbelanja online dengan keajaiban IoT,” kata TEGUH PRASETYA, KETUA UMUM ASIOTI.

Didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI), Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI), Angel Network Investasi Indonesia (ANGIN), Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Supply Chain Indonesia (SCI), e2eCommerce Indonesia akan dihadiri oleh 2.500 partisipan dan lebih dari 80 eksibitor dari 6 negara. e2eCommerce Indonesia 2019 juga disponsori oleh Appnext, CleverTap, Jaringan PRIMA dan Affle. Acara yang berlangsung dua hari akan diisi dengan berbagai kegiatan untuk semua pengunjung termasuk acara terbuka untuk umum dari mitra kami: Indonetwork, Indotrading, Importir.org, Komunitas UKM Indonesia dan banyak lagi.

Para pelaku bisnis ekosistem eCommerce lokal dan internasional berkumpul di Balai Kartini, Jakarta, untuk menghadiri pameran perdagangan e2eCommerce Indonesia 2019. Acara yang dihadiri oleh sekitar 2.500
partisipan dan lebih dari 80 eksibitor dari 6 negara, mengusung tema “Be Digital-Go Global” untuk mendorong bisnis lokal untuk memperkuat inti bisnis dan merealisasikan potensi berekspansi secara global.

KONFERENSI E2ECOMMERCE INDONESIA 2019

Komponen konferensi dari e2eCommerce Indonesia 2019 akan menampilkan industri berbagi tren dan topik terbaru dari para pemimpin bisnis yang berpengaruh, baik lokal maupun internasional. Beberapa pembicara ahli yang akan hadir adalah: Blanja.com, Bukalapak, Blibli.com, Pegipegi, Zalora, DANA, Happyfresh, Lazada, Ralali.com, Avetti Commerce, Upcloud, Storopack dan lainnya.