15%

Pemerintah Buta Mata, Hati. Rakyat Dibantai. Pengusaha Minang Ambil Inisiatif Kemanusiaan

06-Oct-2019

Arus Nasional. Sungguh terlalu, saat rakyat indonesia yang berada di Wamena mengerang di bantai oleh para gerombolan teroris terorganisir, pemerintah malah diam, bungkam seribu kata. Bahkan dianggap nya aman terkendali. 

Kondisi Warga Di Bantai Di Wamena

Hal inilah yang membuat pengusaha nasional Yendra Fahmi langsung turun tangan membantu masyarakat Minang di Wamena, Papua. Tak tanggung-tanggung, Fahmi menyumbangkan bantuan Rp 1 miliar untuk pemulangan warga Minang dari Wamena.

Dilasir dari Kantor Berita RMOLJakarta, informasi tersebut berasal dari akun Facebook dengan nama Ervendi Chaniago. Ervandi menuliskan bahwa Fahmi, panggilan akrabnya, menyumbang sekitar Rp 1 miliar.

Saat nya Solidaritas Nyata Tumbuhkan

Kondisi Pengungsi Jelang Di Pulangkan Dengan Dana Pengusaha.

Inilah Sosok H. Yendra Fahmi, pengusaha dermawan yang menyumbangkan 1.000.000.000, – untuk pemulangan perantau Minang korban kerusuhan di Wamena, Papua. Semoga jadi amal Ibadah di Sisi Allah,” tulisnya.

Tulisan itu viral. Hingga tadi malam ada lebih dari 5.300 shares dan 1.200 likes, serta hampir 300 komentar. Seluruh komentar mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar Fahmi bisa semakin sukses.

Selain Andi juga ada Habiburahman yang mendoakan Fahmi. Alhamdulillah, terima kasih pak atas bantuannya. Insya Allah, Allah akan melipatgandakan pahalanya,” tulisnya di kolom komentar.

FPI Pun Akan Turun Membantu Warga Yang Tertindas Di Wamena

Fahmi yang juga merupakan jaringan saudagar Muhammadiyah ini memang warga Minang. Dia langsung memberikan sumbangan agar warga Minang bisa segera pulang ke kampung halaman.

Fahmi memang terkenal sebagai salah satu pengusaha yang suka membantu. Fahmi yang merupakan bagian dari warga Muhammadiyah ini juga turut membangun Masjid Mualimin, Bantul, Yogyakarta.

Pada pembangunan masjid tersebut, Fahmi juga turut menyumbang sebesar Rp 30 Miliar. Masjid Mualimin sendiri saat ini sedang dilakukan pengerjaan untuk nantinya menjadi salah satu pusat pengembangan bagi warga Muhammadiyah

Roy

Topik : Papua

Artikel yang mungkin Anda suka