15%

202 unit Rumah Tidak Laya Huni Warga Pancoranmas Siap Di Perbaiki Pemkot Depok

07-Oct-2021

Arus Depok. Rumah Tidak Layak Huni atau yang sering disingkat RTLH adalah merupakan program pemerintah kota Depok. Kota Depok yang merupakan kota yang dihuni oleh penduduknya dengan karakter sangat hitrogen dengan berbagai latar belakang status sosial dan pekerjaan yang dimiliki warganya. Pemerintah ikut ambil peran dalam memperbaiki taraf kehidupan warga di Kota Depok tersebut. Program rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Depok khususnya yang bisa dirasakan manfaatnya bagi warga yang tidak mampu untuk memperbaiki kondisi rumahnya.

Begitu pula yang dirasakan oleh warga Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok. Bertepatan di hari Kamis (7/10/2021) Saiful Hidayat selaku Camat Pancoranmas yang baru genap satu bulan diberikan amanah oleh Walikota Depok untuk menjabat sebagai camat di wilayah kecamatan Pancoranmas. 

Dengan mengadakan penyerahan simbolik program rumah tidak layak huni untuk warga Kota Depok khususnya warga Kecamatan Pancoran Mas. Dalam pantauan Crew Arusnews, acara tersebut dihadiri oleh warga penerima manfaat rumah tidak layak huni (RTLH) khususnya warga Pancoranmas Saiful Hidayat sebagai bagai Camat Pancoranmas, H. Hafiz Nasir anggota DPRD kota Depok dari Fraksi PKS, para LPM dari ketua hingga anggota LPM serta Para konsultan yang siap membantu terlaksananya program rutilahu di Kecamatan Pancoran Mas. 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan hikmat dan bersama-sama Allah peserta yang turut hadir di acara tersebut.

Dalam wwancara eksklusif nya Saiful Hidayat selaku Camat Pancoran Mas yang dilakukan di ruang kerjanya pada sore hari. Saiful Hidayat menuturkan di hadapan awak media arusnews" Bahwa di tahun 2021 ini warga yang memperoleh manfaat dari program pemerintah kota Depok 202 unit rumah itu khusus warga yang ada di wilayah kecamatan Pancoran Mas. Program RTLH ini diambil dari dana pokir (pokok pikiran dewan DPRD kota Depok) Yaitu Bapak Haji Hafiz Nasir, bapak Mazhab, bapak Hendrik Tangke Allo dan ibu Supriyati dan Imam Susanto, mereka semua adalah anggota DPRD kota Depok Dapil Kecamatan Pancoranmas. 

Pemerintah Kota Depok memberikan kebijakan dana yang disalurkan oleh warga penerima manfaat program rumah tidak layak huni adalah 23 juta/Unit rumah namun warga tidak menerima dana tunai atau cash money tapi warga menerima bentuk barang yang 20 jutanya adalah material bangunan dan 3 jutanya adalah tukang jadi memang sengaja pemerintah tidak memberikan uang tunai khawatir Nanti anaknya butuh handphone dibelikan handphone anaknya butuh sepeda dibelikan sepeda ya akhirnya dana dari pemerintah tidak tidak maksimal digunakan oleh warga penerima manfaat Padahal mereka harus memperbaiki rumahnya yang tidak layak huni tersebut begitu Mas.

Dan saya berharap di tahun ini warga penerima manfaat ada 202 unit rumah yang akan dibangun dalam program rumah layak tidak layak huni (RTLH) Kota Depok di tahun besok, harapan saya tidak angka segitu lagi untuk Kecamatan Pancoran Mas bahkan bisa lebih turun itu menunjukkan bahwa taraf ekonomi warga sudah mulai meningkat dan tidak ada lagi rumah-rumah yang tidak layak huni, semuanya sudah layak huni tandas Saiful Hidayat Camat Pancoranmas.
Ru/Red

Topik : Derita Warga Depok Dewan Peduli tokoh peduli

Artikel yang mungkin Anda suka