15%

Diduga Tower Tanpa IMB Berdiri Kokoh Di Wilayah Tamansari Kab.Bogor

14-Oct-2021

Arus Bogor. Berdasarkan Kajian Hasil Survey Dan Investigasi LPKSM PATROLI DPC TAMANSARI dan para awak media adanya pembangunan menara Telekomunikasi yang akrab disebut BTS (Base Transceiver Station), tepatnya berada wilayah RT 01/RW 04 Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor kuat dugaan tidak berizin, berdasarkan hasil Investigasi LPKSM PATROLI DPC TAMANSARI  Bersama Wartawan Arusnews.com dan lensa jabar, Seharusnya melalui prosedur yang sudah di tetapkan Pemerintah.(14/10/21)

1) Bahwa Informasi dari  DPMPTSP Kabupaten Bogor pembangunan menara telekomunikasi Tamansari tersebut milik PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia.

2) DPMPTSP menyebutkan PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia baru Melakukan permohonan Izin IMB.

3) DPMPTSP Menyebutkan pembangunan Tower PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia belum memiliki Izin IMB masih dalam verivikasi.

Makmur mengatakan Saat di wawancara dilokasi oleh para awak media ArusNews," Bahwa keberadaan pembangunan menara telekomunikasi tak berizin tidak memberikan kontribusi berupa retribusi maupun lainnya yang dapat meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Bogor, secara langsung dikarenakan keberadaannya masih berstatus Ilegal. Maka patut diduga pemilik bangunan menara telekomunikasi telah melanggar peraturan dan perundang-undangan serta Melanggar PERDA Nomor 4 Tahun 2015″

“Dari hasil Investigasi Bahwa Pembangunan Tower PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia RT 01/RW 04 Kel. Sukaluyu, Kec. Tamansari, Kabupaten Bogor yang diduga tidak berizin  hampir rampung pengerjaannya kami memohon kepada Satpol PP Kabupaten Bogor melakukan tindakan tegas dengan penyegelan." tegas Makmur selaku sekjen Lpksm patroli.

Lebih lanjut, Makmur mengatakan keberadaan pembangunan menara telekomunikasi tidak berizin di Kabupaten Bogor sudah selayaknya ditertibkan dan pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas terkait agar menindak tegas  pelaku usaha (Tower-red) yang sengaja melawan hukum dan perundang-undangan tanpa tebang pilih terhadap seluruh menara telekomunikasi di wilayah Kab Bogor, Ia menyayangkan terkait pembangunan Tower di Kabupaten Bogor tidak taat aturan dan UU tentang perizinan

“Contoh yang paling nyata adalah kegiatan pembangunan menara telekomunikasi yang berlokasi Gang Buntu RT 01/RW04 Sukaluyu Kecamatan Tamansari  Kabupaten Bogor di duga tidak mengantongi izin IMB, namun tetap melakukan kegiatan pembangunan menara sampai hampir rampung pengerjaannya” pungkasnya.

Didalam Permasalahan Izin Tower maka Satpol PP  sebagai Penegak Perda agar melakukan  tindakan TEGAS atas pelanggaran yang ada, salah satu langkah membuat efek jera bagi Pengusaha Tower yang membangun sebelum IMB terbit.

“Apabila tidak bisa menertibkan pembangunan tersebut, sebaiknya Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor untuk segera mundur dari Jabatannya, Pelanggaran aturan yang dilakukan bukan hanya Perda, namun termasuk undang-undang dan peraturan lainnya. Jadi sanksi yang harus diterapkan bukan hanya Tipiring namun benar-benar menidak setelah melalui tahapan dan proses  agar melakukan pembongkaran karena banyak  tower yang bertahun- tahun berdiri tegak tanpa  IMB Tower di Bogor ini ” tutup Deddy

Pembangunan Tower tanpa IMB, LPKSM PATROLI meminta kepada Bupati Kabupaten Bogor agar segera menginstruksikan kepada dinas terkait, untuk Menghentikan, Menyegel Pembangunan tower yang berada di Tamansari tersebut,

Taem LPKSM PATROLI bersama media ArusNews.com mencoba mengkonfirmasi melalui whasapp terkait ijin mendirikan bangun (IMB),  Samsuri yang diketahui Team Sitak  pembagunan tower tersebut enggan memberikan jawaban alias Bungkam.
MJ/Red

Topik : Derita Warga Perlindungan Hukum

Artikel yang mungkin Anda suka