15%

Diduga Wartawan Bogor Di Aniaya Komite Sekolah, IWO" Proses Hukum Pelaku, Pilar Demokrasi Bangsa

21-Jun-2022

Korban Penganiaan Komite Berprofesi Wartawan

Arus Bogor. Wartawan merupakan profesi yang di lindungi Undang-undang plus merupakan pilar ke 4 dari Demokrasi bangsa, sudah selayaknya mendapat perlindungan dari Negara (Aparat pengegak Hukum Red). Maka ironi jika pada prakteknya banyak wartawan yang malah mendapatkan intimidasi bahkan kriminalisasi di negara ysng konon menjunjung supermasi Hukum seperti Nkri ini 

Hingga Ikatan Wartawan Online (IWO) Bogor turut angkat bicara dan mengecam atas penganiayaan yang dialami jurnalis Buchari, Deni dan Dayat, di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Selasa (21/6/2022).

Didiga ketiga jurnalis tersebut dipukuli hingga berdarah-darah oleh oknum Komite Sekolah Dasar (SD) dan kawannya, usai menjalankan tugas jurnalistiknya.

Brodin, Ketua IWO Bogor, menuturkan pada awak media Arusnews
"Kita minta polisi cepat menangkap pelaku pemukulan terhadap korban ketiga awak media tersebut. Hal itu merupakan serangan terhadap kebebasan pers dan melanggar KUHP serta UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers", ujar Brodin, Ketua IWO Bogor.

Ditambahkannya, IWO mengutuk aksi kekerasan tersebut dan menuntut semua pelakunya diadili dan dijatuhi hukuman sesuai hukum yang berlaku.

Keterangan yang didapat kejadian tersebut terjadi saat meliput kegiatan acara samenan atau kenaikan kelas di SDN Parakan Tiga. 

"Saat pewarta hendak izin pulang, menanyakan kepala sekolah, namun yang ada perlakuan tidak menyenangkan hingga terjadi pengeroyokan yang menimbulkan luka di wajah hingga berdarah", imbuh salah satu saksi.

Wartawan Diduga Dianiaya Komite Sekolah SD

Akhirnya korban pun melaporkan ke Polsek Cigudeg dan juga divisum ke puskesmas terdekat. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui motif pemukulan terhadap para jurnalis tersebut" pungkasnya.
Mj/Red

Topik : Perlindungan Hukum Bogor

Artikel yang mungkin Anda suka